kontes cegah satwa punah akan berakhir

seperti yang diberitakan dibeberapa blog wordpress teman saya tentang kontes cegah satwa punah yang di adakan oleh blogger Indonesia untuk menyelamatkan binatang dan satwa langka dari kepunahan akan berakhir. Malam ini adalah malam semi final atau bisa juga disebut sebagai malam hot, malam yang sangat menentukan kekuatan serp atau posisi blog untuk kata kunci cegah satwa punah di google.co.id.

seperti yang saya kutip dari sumber utamanya, bahwa kontes ini akan berakhir pada tanggal 17 besok, tapi sayangnya forum lagi down sudah 2 hari ini. Sedangkan kontes akan berakhir. Nah bagaimana statusnya besok atau lusa ? apakah forum akan dibuka lagi, dan pemenang kontes seo indonesia ini bisa segera diketahui ?

Bagi yang ingin mengetahui siapa saja yang berada di page 1 berikut saya copas langsung dari google.co.id :

1. Cegah Satwa Punah · Animals
- 10 kunjungan – 4 Agu
Cegah Satwa Punah, Mari Kita Cegah dan Lindungi Bersama Satwa Indonesia.
cegahsatwapunah.com/ – 49k – Tembolok – Halaman sejenis
[ Cegah Satwa Punah ]
2.
Cegah Satwa Punah · Environment
- 31 Jul
Cegah Satwa Punah. Keanekaragaman satwa di Indonesia terkenal sangat kaya, kita harus dapat menjaga kelestariannya agar tidak punah.
cegahsatwapunah.mybuckster.com/ – 49k – Tembolok – Halaman sejenis
3.
cegah satwa punah
gerakan moral cegah satwa punah Indonesia. … Siapa tidak kenal satwa ini. Ya harimau jawa yang jonon kabarnya sidah hampir punah. …
cegahsatwapunah.info/ – Halaman sejenis
4.
Cegah Satwa Punah | Kabonfootprint · Animals
Cegah Satwa Punah | Kabonfootprint a Cegah Satwa Punah campaign now presenting KabonFootprint and Busby SEO Challenge.
cegahsatwapunah.net/ – 35k – Tembolok – Halaman sejenis
5.
Cegah Satwa Punah
- 31 Jul
Kampanye Komunitas Adsense Surabaya tentang Cegah Satwa Punah.
www.satwapunah.com/ – 22k – Tembolok – Halaman sejenis
6.
Cegah Satwa Punah | Gerakan Mencegah Satwa Punah
- 2 kunjungan – 31 Jul
Cegah Satwa Punah. Satwa-satwa di dunia sudah banyak yang hampir punah. Oleh karena itu ayo kita selamatkan satwa-satwa yang sudah hampir punah tersebut.
cegahsatwapunah.ismartshare.com/ – 53k – Tembolok – Halaman sejenis
7.
Cegah Satwa Punah Category — Blogs, Pictures, and more on WordPress
Satwa KO Cegah Satwa Punah di KO Google. Satwa yang paling membingungkan diantara satwa sedunia adalah google. Karena sebenarnya tidak ada satupun satwa …
wordpress.com/tag/cegah-satwa-punah-category/ – 15k – Tembolok – Halaman sejenis
8.
Gerakan Cegah Satwa Punah Indonesia
Sebagai seorang Blogger hanya tulisan tentang cegah satwa punah yang bisa kami berikan sebagai kontribusi untuk ikut mencegah satwa punah dari hutan …
cegahsatwapunah.mitraspace.com/ – 43k – Tembolok – Halaman sejenis
9.
Cegah Satwa Punah – Fauna Indonesia
- 31 Jul
Cegah Satwa Punah Untuk Anak Cucu Kita Dimasa Depan – Jangan Satwa Indonesia Hilang punah Karena Keegoisan Manusia.
cegahsatwapunah99.adheputra.com/ – 20k – Tembolok – Halaman sejenis
10.
Cegah Satwa Punah · Search
- 2 kunjungan – 31 Jul
Cegah Satwa Punah @ InsM.Mobi – Sebuah blog analisa SEO peserta kontes Cegah Satwa Punah.
insm.mobi/ – Halaman sejenis

Nampaknya cegah satwa punah dot com masih memegang kendali di urutan no 1. Apakah akan tetap bertahan disana ? well kita saksikan saja terus di google.co.id ………..

Selamat berjuang kawan-kawan ………

Tinggalkan sebuah Komentar

Hewan yang dilindungi pemerintah

kabonfootprint

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 7 TAHUN 1999
TANGGAL 27 JANUARI 1999
Jenis-jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi
No. Nama Ilmiah Nama Indonesia
SATWA
I. MAMALIA (Menyusui)
1 Anoa depressicornis Anoa dataran
rendah, Kerbau pendek
2 Anoa quarlesi Anoa pegunungan
3 Arctictis binturong Binturung
4 Arctonyx collaris Pulusan
5 Babyrousa babyrussa Babirusa
6 Balaenoptera musculus Paus biru
7 Balaenoptera physalus Paus bersirip
8 Bos sondaicus Banteng
9 Capricornis sumatrensis Kambing Sumatera
10 Cervus kuhli; Axis kuhli Rusa Bawean
11 Cervus spp. Menjangan, Rusa sambar
(semua jenis dari genus Cervus)
12 Cetacea Paus
(semua jenis dari famili Cetacea)
13 Cuon alpinus Ajag
14 Cynocephalus variegatus Kubung,
Tando, Walangkekes
15 Cynogale bennetti Musang air
16 Cynopithecus niger Monyet hitam Sulawesi
17 Dendrolagus spp. Kanguru pohon
(semua jenis dari genus Dendrolagus)
18 Dicerorhinus sumatrensis Badak Sumatera
19 Dolphinidae Lumba-lumba air laut
(semua jenis dari famili Dolphinidae)
20 Dugong dugon Duyung
21 Elephas indicus Gajah
22 Felis badia Kucing merah
23 Felis bengalensis Kucing
hutan, Meong congkok
24 Felis marmorota Kuwuk
25 Felis planiceps Kucing dampak
26 Felis temmincki Kucing emas
27 Felis viverrinus Kucing bakau
28 Helarctos malayanus Beruang madu
29 Hylobatidae Owa, Kera tak berbuntut (semua jenis dari famili Hylobatidae)
30 Hystrix brachyura Landak
31 Iomys horsfieldi Bajing terbang ekor merah
32 Lariscus hosei Bajing tanah bergaris
33 Lariscus insignis Bajing tanah, Tupai tanah
34 Lutra lutra Lutra
35 Lutra sumatrana Lutra Sumatera
36 Macaca brunnescens Monyet Sulawesi
37 Macaca maura Monyet Sulawesi
38 Macaca pagensis Bokoi, Beruk Mentawai
39 Macaca tonkeana Monyet jambul
40 Macrogalidea musschenbroeki Musang Sulawesi
41 Manis javanica Trenggiling, Peusing
42 Megaptera novaeangliae Paus bongkok
43 Muntiacus muntjak Kidang, Muncak
44 Mydaus javanensis Sigung
45 Nasalis larvatus Kahau, Bekantan
46 Neofelis nebulusa Harimau dahan
47 Nesolagus netscheri Kelinci Sumatera
48 Nycticebus coucang Malu-malu
49 Orcaella brevirostris Lumba-lumba air tawar, Pesut
50 Panthera pardus Macan kumbang, Macan tutul
51 Panthera tigris sondaica Harimau Jawa
52 Panthera tigris sumatrae Harimau Sumatera
53 Petaurista elegans Cukbo, Bajing terbang
54 Phalanger spp. Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
55 Pongo pygmaeus Orang utan, Mawas
56 Presbitys frontata Lutung dahi putih
57 Presbitys rubicunda Lutung merah, Kelasi
58 Presbitys aygula Surili
59 Presbitys potenziani Joja, Lutung Mentawai
60 Presbitys thomasi Rungka
61 Prionodon linsang Musang congkok
62 Prochidna bruijni Landak Irian, Landak semut
63 Ratufa bicolor Jelarang
64 Rhinoceros sondaicus Badak Jawa
65 Simias concolor Simpei Mentawai
66 Tapirus indicus Tapir, Cipan, Tenuk
67 Tarsius spp. Binatang hantu, Singapuar (semua jenis dari genus Tarsius)
68 Thylogale spp. Kanguru tanah (semua jenis dari genus Thylogale)
69 Tragulus spp. Kancil, Pelanduk, Napu (semua jenis dari genus Tragulus)
70 Ziphiidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Ziphiidae)

sumber : kabonfootprint

Komentar (2)

Tips to Get Repeat Web Traffic

1. Update the Busby SEO Challenge pages on your website frequently. Stagnant sites are alone by some chase engines. You can alike put a date adverse on the folio to appearance aback it was aftermost updated.

2. Offer added amount on your website. For affiliates and ally you can abode links to their sites and articles and ask them to do the aforementioned for you. You can additionally acquaint their books or videos, if these articles chronicle to your industry and are not in antagonism with your own product.

3. You can acquiesce barter to ‘opt in’ to get discounts and adapted offers. Abode a articulation on your armpit to allure barter to ‘opt in’ to get a account newsletter or admired coupons.

4. Add a articulation to your Busby SEO Challenge primary folio with a calligraphy ‘Book Mark or Add this armpit to your Favorites’.

5. Add a articulation ‘Recommend this armpit to a Friend’ so that the aggregation can email your website link, with a prewritten title, “Thought you ability be absorbed in this”, aloof by beat on it.

6. Brand your website so that visitors consistently apperceive they are on your site. Use constant colors, logos and slogans and consistently accommodate a ‘Contact Us’ articulation on anniversary page.

7. Create a ‘Our Policies’ folio that acutely defines your aesthetics and attempt in ambidextrous with your customers. Additionally column your aloofness action as able-bodied so that audience apperceive they are defended aback they appointment your site.

8. Create a FAQ folio which addresses best of the doubts and clarifications about your artefact or your aggregation that are acceptable to be asked. This helps to boldness best of the barter doubts in their aboriginal appointment to your site.

8. Ensure that anniversary folio on your website has adapted titles and keywords so that your chump can acquisition their way aback to your armpit if they lose the book mark.

9. Never spam a client, who has autonomous for newsletters, with unsolicited emails. Later if they adjudge they appetite to ‘opt out’ of the mailings, be abiding you account their appeal and booty them off the commitment list. They may still appear aback if they like your products. But they will absolutely not appear aback if you abide to flood their email box with mails they no best ambition to receive.

support me to be the winner of Busby SEO Challenge

Tags:

Tinggalkan sebuah Komentar

Beruang coklat

Beruang coklat

cegah satwa punah

Beruang coklat adalah salah satu jenis beruang. Beruang coklat bisa berbobot 130–700 kg (300–1500 pon). Ada beberapa subspesies beruang coklat, antara lain: Beruang coklat Syria, Beruang coklat Kodiak, Beruang coklat Alaska, Beruang Grizzly dan Beruang coklat Meksiko.

Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team cegah satwa punah dot com

sumber & foto : Wikipedia Indonesia

Komentar (1)

Gajah kerdil

gajah kerdil

cegah satwa punah

Gajah kerdil adalah anggota ordo Proboscidea prasejarah. Sisa gajah kerdil dapat ditemui di pulau-pulau Laut Tengah, seperti Siprus, Malta (di Ghar Dalam), Kreta, Sisilia, Sardinia, Cyclades dan Dodecanese. Gajah ini juga dapat ditemui di pulau lain, seperti Sulawesi, Flores, Timor dan kepulauan Sunda Kecil lainnya.

Referensi :
* Davies, P., Lister, A.M., 2001. Palaeoloxodon cypriotes, the dwarf elephant of Cyprus: size and scaling comparisons with P. falconeri (Sicily-Malta) and mainland P. antiquus. The World of Elephants, Proceedings of the 1st International Congress (October 16-20 2001, Rome): 479-480. PDF fulltext * Palombo, M.R. 2001. Endemic elephants of the Mediterranean Islands: knowledge, problems and perspectives. The World of Elephants, Proceedings of the 1st International Congress (October 16-20 2001, Rome): 486-491. PDF fulltext * Poulakakis, N., Mylonas, M., Lymberakis, P., Fassoulas, C. 2002. Origin and taxonomy of the fossil elephants of the island of Crete (Greece): problems and perspectives. Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology, 2002, 186(1-2), pp 163-183.

Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team cegah satwa punah dot com

Foto dan Sumber : wikipedia

Tinggalkan sebuah Komentar

Harimau Bali

cegah satwa punah

Harimau Bali (Panthera tigris balica) adalah subspesies harimau yang sudah punah yang dapat ditemui di pulau Bali, Indonesia. Harimau ini adalah salah satu dari tiga sub-spesies harimau di Indonesia bersama dengan harimau Jawa (juga telah punah) dan harimau Sumatera (spesies terancam) Harimau ini adalah harimau terkecil dari tiga sub-spesies; harimau terakhir ditembak pada tahun 1925, dan sub-species ini dinyatakan punah pada tanggal 27 September 1937. Karena besar pulau yang kecil, hutan yang terbatas, populasi yang tidak pernah lebih besar dan dianggap tidak ada yang selamat hari ini. Spesies ini punah karena kehilangan habitat dan diburu.

Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team cegah satwa punah dot com.

 

foto & sumber : wikipedia

 

Komentar (1)

KBRI Tokyo Boyong Komodo ke Jepang

komodo dragon

Tokyo (ANTARA News) – Semangat memperkenalkan Indonesia ternyata tidak melulu harus melalui kegiatan kebudayaan dan ekonomi, namun bisa juga dengan mengenalkan binatang khas asal Indonesia, seperti yang sedang diupayakan oleh KBRI Tokyo dan dua pengelola kebun binatang besar di Jepang.

Pengelola kebun binatang dari Sapporo dan Sendai itu sengaja datang jauh-jauh ke Tokyo, Rabu, guna bertemu dengan Dubes RI untuk Jepang Jusuf Anwar, guna membicarakan realisasi pengiriman komodo dan binatang langka lainnya dari Indonesia.

Pembicaraan di ruang kerja Dubes Jusuf Anwar itu dihadiri oleh Direktur kebun binatang Sapporo Maruyama Zoo, Shinji Kanagawa, dan koleganya Direktur Admnistrasi dari Sendai Yagiyama Zoological Park, Genichiro Endo.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu mencapai kata sepakat untuk diupayakan bisa memboyong langsung komodo dan binatang langka lainnya seperti orang utan, gajah, dan harimau namun dengan persyaratan yang sangat ketat. Syarat tersebut diperlukan mengingat jarak yang jauh, iklim yang berbeda dan perlunya jaminan akan kesehatan binatang-binatang yang dilindungi tersebut.

Untuk menunjukkan keseriusannya, dalam pertemuan itu, kedua petinggi kebun binatang tersebut juga menghadirkan sejumlah pejabat dari masing-masing pemerintahannya.

Genichiro Endo sore itu menggandeng Wakil Walikota Sendai Shuji Kasahara, kepala dinas Biro Konstruksi Kota Sendai Yoshitsugu Inukai dan juga perwakilan pemkot Sendai di Tokyo, Akira Himori.

Sementara itu, meskipun datang sendiri, Shinji Kanazawa, membawa surat resmi Walikota Sapporo, Fumio Ueda, yang meminta dukungan KBRI Tokyo bisa membantu mendatangkannya.

Dubes Jusuf Anwar usai pertemuan mengatakan, kegiatan mendatangkan binatang langka ini sebagai sesuatu yang luar biasa, tidak saja bagi Jepang tetapi juga bagi Indonesia

“Kita sama-sama mengupayakan, karena semangatnya mempererat persahabatan kedua bangsa. Apalagi tahun 2008 ini kedua negara memperingati 50 tahun hubungan diplomatik keduanya,” kata Jusuf Anwar.

Dubes mengatakan, dalam pertemuan itu memang disingung perlunya sesuatu yang unik guna menggugah rasa ingin tahu publik Jepang, salah satunya adalah dengan menghadirkan yang aneh dan langka.

Menurut Dubes, kalau seminar dan promosi investasi orang Jepang sudah jauh lebih paham tentang isi perut Indonesia. Tetapi dengan menghadirkan komodo, harimau dan orang utan, maka seketika akan menggugah rasa ingin tahu rakyat Jepang.

Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team cegah satwa punah dot com.

Komentar (2)

Alap-alap putih Elang Putih

The Javan Eagle population in Halimun mountain is almost extinct, menyusul kerusakan kawasan hutan lindung akibat adanya penebangan liar yang dilakukan masyarakat.

“Saat ini populasi elang jawa yang ada tercatat sebanyak 19 ekor dan sebelumnya mencapai 200 ekor,” kata Petugas Pengendalian Ekosistem Hutan di Kawasan Tanaman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Dede Nugraha, Rabu.

Menurut dia, menyusutnya populasi burung yang dilindungi pemerintah itu disebabkan tanaman hutan yang dijadikan sumber makanan menepis bahkan beberapa titik menghilang akibat adanya penebangan liar.

Saat ini, menurut dia, elang jawa yang ada hanya tersebar di daerah Cikaniki, Blok Wates dan Gunung Endut sekitar kawasan hutan lindung TNGHS.

Oleh karena itu, pihaknya bersama petugas polisi hutan secara berkala terus melakukan monitoring keberadaan elang jawa, sehingga satwa langka itu tidak terancam punah.

Hingga saat ini, lanjut Dede, berdasarkan hasil monitoring di lapangan hanya sebanyak 19 ekor burung elang jawa yang masih berkeliaran di kawasan hutan konservasi TNGHS.

Akan tetapi, satwa langka itu hingga sekarang belum juga berkembang-biak karena adanya kerusakan kawasan hutan taman nasional itu.

Ia mengatakan, untuk mencegah kepunahan elang jawa di kawasan hutan Gunung Halimun-Salak, maka pihaknya selain melakukan pengamanan ketat juga memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan konservasi.

Kawasan hutan lindung TNGHS yang meliputi tiga Kabupaten yakni Lebak, Bogor dan Sukabumi, banyak satwa spesies yang dilindungi pemerintah. Misalnya, elang jawa, owa abu-abu, macan tutul dan lainnya, katanya.

“Kami meminta masyarakat jangan sampai terjadi pemburuan satwa-satwa langka karena akan merugikan anak cucu kita,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan TNGHS wilayah Kabupaten Lebak, Pepen Rachmat, mengemukakan bahwa hingga saat ini spesies elang yang ada di hutan konservasi terdapat sebanyak 16 jenis, diantaranya elang jawa, elang hitam, elang alap-alap nipon, elang brontak, elang perut karet, elang alap-alap tikus, elang besar laut, dan elang alap-alap jawa.

“Spesies elang tersebut tetap dimonitor petugas, agar tidak terjadi kepunahan,” katanya.

Cintai mereka jangan biarkan mereka punah dengan bergabung dengan team cegah satwa punah dot com.

Komentar (1)

Halo dunia!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1)